Mengenai Saya

Foto saya
Anugerah yang dikirimkan oleh Allah untuk orang tua saya adalah terlahirnya putri ke dua dari tiga bersaudara yang bernama Fatimatus Sholikah Dwi Wahyuni. IAIN SURAKARTA ADS (Aktivis Dakwah Kampus), KAMMI AL-Aqsha IAIN SKA, KTI (Komunitas Trainer Indonesia), Radio Dista FM, BEM Institut IAIN SKA

Minggu, 04 Mei 2014

Melati dan Mawar


MELATI & MAWAR


Melati,
Andai engkau tahu banyak orang cinta kepadamu
Tapi engkau tetap dermawan dengan harummu ketika dipetik
Engkau dicari banyak orang, tapi hanya saat tertentu engkau hadir
Tapi banyak orang menyimpanmu meski engkau layu

Melati,
Kini  kucarikan engkau sahabat bernama mawar
Harumnya pun juga dicari ketika suka dan duka
Banyak orang mencarinya, tapi ia juga tetap dermawan memberi harumnya

Tapi melati,
Lihatlah mawar itu sangat indah, tetapi tak semua bisa memetiknya
Duri itu menjaganya agar ia terjaga dari kekerasan
Duri itu selalu menjaga hingga mawar itu siap dipetik dengan orang yang tepat

Tapi mawar,
Lihatlah melati itu
ia tak ada yang menjaganya, tapi ia tetap tegar dalam hidupnya
meski benalu selalu merugikannya, tapi kau tetap dicari karna engkau
tetap tegar meski tanpa penjaga duri

Oh Melati, Oh Mawar,
Kita sama-sama harum, bisakah kita jadi satu akar?
Ku mencoba jadi satu, rasanya ada dua keharuman
Tapi kini telah kuterima takdirku sebagai melati dan engkau sebagai mawar
Dan kini kita berjalan dengan tujuan yang sama meski tak harus satu akar
Oh Melati, Oh Mawar, harummu kini masih dicari

Sabtu, 03 Mei 2014

Tips Menjadi MC

Tips Menjadi Pembicara/Mc:
1. Menguasai acara (formal/non formal)
   

 2. Persiapan yang matang
   

 3. Percaya Diri. (Performance yang percaya diri, anggap audiens tidak ada dan kitalah yang mampu mengendalikan ruangan tersebut)

3. Fokus
4. Harus berkomitmen mengurangi terpengaruh dengan audiens karena kitalah yang menguasai panggung
5. Mata tertuju kepenjuru arah
6.Memakai gerakan secukupnya
7. Menjaga cara tertawa
8. Memerhatikan nama, gelar bahkan penyebutan sponshorship
9. dll





Yang harus dihindari ketika kita menjadi MC:
1.  Tidak mengetahui acara apa yang akan dibawakan.
2. Kurang persiapan
3. Tidak Percaya diri ( kostum, fisik, lupa).
 4. Salah kostum
 5. Nervous
 6. Memukul-mukul microphone
 7. Mati lampu (slide mati)
 8. Kehabisan kata-kata
 9. dll


"BISA ITU KARENA TERBIASA"

Jumat, 02 Mei 2014

KEBETULAN ATAUKAH KESENGAJAAN?


Di bawah lindungan Allah, ku berusaha menjadi yang baik. Proses menuju kebaikan yang terkadang belum menyeluruh pada hati dan jiwaku. Lisan dan perbuatan yang belum bisa seimbang, ibarat memerintah orang lain tetapi hati sendiri belum melakukan kata hati seperti melakukan sesuatu belum selaras dengan lisanku. Sungguh diri ini kecil dan lemah, keimanan yang belum kuat, keegoisan yang tinggi, sulit menerima kritik dan saran, serta selalu sombong di gemerlapnya dunia.
            Kebetulan ku mempunyai sahabat yang mungkin kini ku baru sadar telah diperhatikan dengan nasehat-nasehat baiknya. Tempo dulu ku merasa pingin menang sendiri, sulit untuk dikritik dan diberi saran, kini ku merasakan bahwasanya nasehat itu benar harus diberlakukan sekarang. Katakanlah ku kurangnya kasih sayang, semenjak Ibuku tiada perhatian banyak ku dapat dari saudaraku tercinta dan kini siapa lagi kalau bukan sahabat.
            Sahabat yang selalu melindungi, membimbing untuk kebaikan kita, selalu kita abaikan kebaikannya bahkan tanpa kita sadari yang kita campakkan selalu mendo’akan kita.  Sungguh apakah ini sahabat yang kebetulan atau kesengajaan? Tak pernah sahabat membalas sikap buruk ku bahkan dia selalu berdo’a. Dan sahabat itulah yang membuatku dewasa, sungguh beratinya sahabat, sahabat yang bukan hanya kita manfaatkan ketika kita membutuhkannya akan tetapi sahabat yang bisa kita ajak bekerja sama, saling menasehati dan mengingatkan.
            Awalnya ku selalu suudzan, apa sih untungnya suudzan? bahkan sadar suudzan itu perbuatan yang tidak baik, akan tetapi sahabat yang membaiki kita, malah kita yang selalu menyakitinya bahkan ia tak membalasnya, astaghfirullahal’adzim, ternyata husnudhan itu juga perlu dibutuhkan latihan. Mudah lisan ini untuk mengatakan itu sungguh jika kita memahami dan mengaplikasinnya sungguh perlu tahap-demi tahap yang selalu mengalami jatuh bangun.
            Kebetulankah atau kesengajaan ku mempunyai sahabat yang mungkin unik bagiku. Ia bisa mengetahui apa yang ku lakukan, dari batin, niat, yang nampak bahkan yang tak nampak. Awalnya ku merasa takut. Ku bingung ko bisa tahu ya,, jangan-jangan, kecurigaan selalu muncul, katakanlah kegalauan yang tingkatnya hampir tinggi. Ku selalu berusaha mencari solusi, bahkan solusi itulah yang bisa menenangkan aku untuk selalu berhusnudhan, bahwasanya luruskan niat, yang bisa mengetahui itu semua hanyalah Allah, keimananmu harus kamu tingkatkan.
            Perasaanku selalu gelisah, kenapa sahabatku bisa tahu semuanya, sehingga yang terjadi ku malu dengan diriku sendiri, bahkan sama Allah, Allah saja yang selalu melihat perilaku kita tanpa tidur kita seakan mati rasa, itu baru manusia yang ibaratnya mempunyai kelebihan, kita merasa diawasi, positifnya bahwasanya Allah yang utama, Allah yang selalu mengawasi kita, seharusnya ku lebih malu sama Allah, dengan begitu ku sadar ku merasa kecil, apa yang kita banggakan di dunia ini, semuanya hanya titipan, dan bagaimana kita mengelolanya?
            Terimakasih dan maaf yang selalu kuucapkan kepadanya, seorang sahabat dibalik ketenangannya mempunyai kebaikan yang mungkin kita baru sadar setelah kita mengetahui kebaikannya dan bahwasanya tetaplah Allah yang selalu mengawasi kita, seharusnya kita takut dan hati-hati dalam berbuat maksiat. Kebetulan yang mendidik adalah bersikap husnudhan kepada siapapun.




Selasa, 22 April 2014

Festival Remaja Islam (FRISKA) 2014 LDK IAIN SURAKARTA

Beberapa Panitia FRISKA
Festival Remaja Islam (FRISKA) 2014 sangat luar biasa !!!!
Beberapa Peserta Pemenang Lomba dgn Tema "Sang Pemimpin"

PLENO I BEM INSTITUT KREATIF INSPIRATIF FEBRUARI 2014



Pleno I BEM Institut Kreatif Inspiratif IAIN SKA, harapannya setelah pleno ini menjadikan kepengurusan lebih solid, administrasi yang rapi dan kegiatan yang kreatif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat IAIN SKA...

"Kritik dan Saran sangat terbuka, menerima aspirasi dari mahasiswa IAIN SKA dan sonsong masa depan yang lebih cemerlang"

 BEM Kreatif Inspiratif Go Go Go Josh !!!

Sabtu, 22 Maret 2014

Komunitas Trainer Indonesia (KTI) IAIN Surakarta

KTI IAIN Surakarta adalah komunitas yang bergerak dalam bidang publik speaking.Sebagai komunitas trainer, KTI IAIN Surakarta berusaha semaksimal mungkin untuk mencetak trainer dan konselor yang profesional melalui serangkaian kegiatan yang dilaksanankan baik di dalam maupun di luar kampus.Oleh karena itu dibutuhkan suatu pedoman atau acuan kegiatan yang dapat mengarahkan aktifitas komunitas. Panduan ini dimaksudkan untuk memberi arahan dan pijakan bagi kelangsungan organisasi dalam beraktifitas dan melakukan hubungan dengan lembaga-lembaga lain. Sehingga mampu menunjukan eksistensi komunitas secara utuh.

Komunitas Ini telah bergerak dalam bidang public speaking, outbond, konseling dsb. Dengan rintisan menjadi UKM yang sudah berjalan satu tahun lebih harapannya bisa menjadikan mahasiswa IAIN SKA cakap dalam public speaking.

Agenda yang sudah dilakukan adalah training motivasi, "The Best Personality", Outbond, Ice breaking, belajar mc dsb. Agenda tersebut cukup memikat mahasiswa walaupun terbatas dengan tempat, anggaran dll. Namun semangat kita untuk mengasah public speaking khususnya bisa menjadikan pertimbangan bagi Civitas akademika dan rektor IAIN SKA.
Kita bergerak, belajar berbagi, karena public speaking ini sangat berguna yang tak ada di dalam mata pelajaran namun di pakai dalam mata pelajaran. Jurusan pendidikan harus pandai membawakan kata-kata yang pantas, baik dan menarik bagi audiensnya. Bagi yang jurusan Ekonomi dan Syari'ah butuh kata yang tepat dalam melayani di bank bahkan ketika menjadi hakim. Adapun jurusan kepenyiaran dan Konseling yang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, berjalannya waktu semoga KTI menjadi maju dan diperhatikan. Adapun konseling dimana kita belajar bagaimana kita bisa beradaptasi dengan berbagai karakter yang memerhatikan 4 kekuatan dasar: SQ, EQ, IQ, PQ .
Pesan untuk generasi penerus semoga bisa menjadikan KTI terus maju dan tetap berusaha menjadikan KTI wadah public speaking dengan pertimbangan mahasiswa harus aktif dengan melalui cakap dalam menyampaikan kalimat. Dan KTI sudah berjalan sampai sekarang dengan mengadakan event class , untuk mengembangkan potensi dan melatih percaya diri.
Semoga Civitas Akademika memberikan yang terbaik kepada kami dalam memfasilitasi yang dibutuhkan mahasiswa. 
KTI Inspire Your Life adalah take line kami, semoga bisa memberi manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Pengikut